Senin ,27 April 2026
Balai Melayu Hotel

Info Terkini

Surat Anak Indonesia Membiasakan Menulis Sejak Dini

14 Juli 2010 11:10:33

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, telah menjadikan dunia ini terasa begitu dekat. Seolah-olah tidak ada lagi ruang dan waktu. Segala informasi dapat diperoleh begitu mudah dan cepat. Apa yang terjadi di belahan dunia manapun, dapat diketahui dalam hitungan detik tanpa perlu beranjak dari tempat kita berada. Dengan short message service (SMS), seseorang dapat mengetahui kondisi kerabat dan handaitaulan di daerah lain dalam waktu singkat. Tak perlu menunggu berhari-hari. Sungguh luar biasa. Begitu besar manfaat yang diakibatkan oleh pesatnya kemajuan ilmu dan teknologi ini. Dari sekian banyak manfaat tersebut, tentu ada sisi negatif yang timbul. Yang paling nampak adalah menurunnya minat untuk menulis, dan hilangnya sentuhan kehangatan dan ekspresi emosional.


Budaya tulis seyogianya menjadi barometer kemajuan suatu bangsa. Ia merupakan warisan leluhur yang tak ternilai harganya. Dengan menulis, seseorang akan mampu mengekspresikan isi hati dan jiwanya. Emosi kesedihan, kepiluan, kebahagiaan, dan kesenangan jiwa yang dirasakan seseorang, akan nampak pada tulisan yang dihasilkan. Menulis dapat memacu kreatifitas dan mengembangkan imajinasi seseorang. Budaya berkirim suratpun mulai jarang dilakukan orang, bahkan berkirim kartu lebaran setahun sekali. Padahal dengan berkirim surat, bagi si pengirim, dalam diri tercipta kepuasan batin. Sedangkan bagi si penerima, surat merupakan bentuk perhatian dari seorang. Ia akan menyimpan dan membacanya berulang-ulang.


Beranjak dari keprihatinan inilah dan sekaligus sebagai wujud kepedulian akan kondisi Yogyakarta pasca gempa 27 Mei, Penerbit AdiCita Karya Nusa bekerjasama dengan Kantor Pos Besar Yogyakarta, menyelenggarakan acara bertajuk Surat Anak Indonesia yang diikuti 350 peserta, anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menghibur anak-anak dan sekaligus sebagai langkah konkret menumbuhkembangkan budaya berkirim surat dan meningkatkan minat pada tulis menulis serta menanamkan minat tersebut pada anak sejak usia dini. Karena dengan menulis anak-anak akan termotivasi untuk membaca. Dan dengan membaca cakrawala dan wawasan anak bertambah luas.


Kegiatan Surat Anak Indonesia ; Membiasakan Menulis Sejak Dini memberikan pembelajaran kepada anak langkah-langkah dalam berkirim surat. Cara menulis di atas kartupos (Postcard), menempelkan perangko, proses pembubuhan cap pos, dan memasukkan kartupos ke dalam kotak/ bis surat adalah diantara kegiatan yang akan dilakukan anak selama acara berlangsung. Kartu pos yang terkumpul akan dikirimkan langsung kepada para petinggi/ pejabat publik dan tokoh masyarakat. Seperti Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY), Wapres RI Jusuf Kalla, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, Menteri Perhubungan RI, Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya RI, Menteri Pendidikan Nasional RI, Gubernur DIY, dan Direktur Penerbit AdiCita Grup.

Disamping kegiatan tersebut, acara juga akan dimeriahkan dengan berbagai jenis hiburan anak berupa kesenian tradisional anak seperti reog, jatilan, sandiwara anak, dan dongeng anak. Acara ini akan diselenggarakan di Benteng Vredeburg tanggal 12 November 2006, pukul 09.00-13.00 WIB, dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Pos Besar Yogyakarta.


read : 8989

  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  



Other news



Tuliskan komentar Anda !




Menu utama

Member login




Daftar Anggota | Lupa Password

Profil Penulis





Pembayaran

Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa

Atau

Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra

Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7


atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7


Profil Penulis

 Online: 48
 Hari ini: 163
 Kemarin : 5.416
 Minggu kemarin : 34.442
 Bulan kemarin : 134.890
  Total : 7.914.287