Kamis ,11 Juni 2026
Balai Melayu Hotel

Kategori Seri Cerita Bergambar


Kategori Seri Cerita Bergambar


  • Pipit Cokelat Yang Malas

    “Ah, Ibu terbang saja sendiri. Aku masih ngantuk,” kata Pipit Cokelat dengan malas. Namun tanpa disadari Pipit Cokelat, ada seekor ular yang sedang mengincarnya. Pipit Cokelat sangat terkejut melihat ular bergerak siap mematuknya. Ia melompat sekuat tenaga. Karena belum bisa terbang, tubuhnya langsung meluncur ke tanah. Selamatkah Pipit Cokelat?



    Selengkapnya »

  • Hasan dan Kucing Hitam

    “Meoong ...!” kucing hitam itu melolong ketika bola yang ditendang Hasan menghantamnya. Tubuhnya terpental menabrak guci keramik hingga pecah berantakan. Hasan ketakutan dan segera berlari. Tanpa sengaja, ia menginjak kaki si kucing hitam. Kucing itu langsung mencakar dan menggigit kaki Hasan. “Aduuuh …! Kakiku …!” Hasan mengerang sambil memegangi kakinya.



    Selengkapnya »

  • Televisi Baru Si Ukus

    Suatu hari Ukus tikus kedatangan tamu yang mengaku bernama Paman Bejo bajing. Paman Bejo bajing membawa kardus besar yang katanya berisi televisi baru untuknya. Ukus senang bukan kepalang. Ukus pun mengizinkan Paman Bejo bajing membawa televisi lamanya untuk diganti dengan televisi baru yang dibawa Paman Bejo. Namun ketika kardus itu dibuka, Ukus sangat terkejut. Ternyata isi kardus itu bukan televisi. Nah, apakah isi kardus besar yang dibawa Paman Bejo bajing?



    Selengkapnya »

  • Si Parkit: Raja Parakeet

    Di hutan belantara Aceh, tinggallah seekor raja burung parakeet yang bernama si Parkit. Si Parkit sangat cerdik sehingga ia dapat menyelamatkan diri dari sang Pemburu yang berniat membunuhnya. Nah Adik-adik yang manis, bagaimana cara si Parkit menyelamatkan dirinya?



    Selengkapnya »

  • Gara-Gara Golok Ogrin

    Suatu hari, Ogrin dan Baba terlibat pertengkaran. Pertengkaran itu membuat prihatin kawan-kawannya. Tak berapa lama kemudian, Baba terlihat membawa sebilah golok. Apakah yang akan Baba lakukan dengan golok itu? Benarkah Baba akan melukai Ogrin?

    Selengkapnya »

  • Menjebak Pencuri Arloji

    Baba sangat sedih karena kehilangan arlojinya. Teman- temannya lalu membantu mencari arloji yang hilang itu. Namun arloji Baba tidak berhasil ditemukan juga. Nah, ke mana hilangnya arloji Baba? Benarkah arloji itu dicuri? Lalu siapa gerangan pencurinya?

    Selengkapnya »

  • Persahabatan Rangrang dan Elang

    “Hai, Paman Elang! Tolong saya, Paman!” teriak Rangrang sambil berpegang erat-erat pada sepotong kayu yang hanyut di derasnya arus sungai. Elang mematuk kayu itu dengan paruhnya yang kuat, maka selamatlah si Semut dari bahaya tenggelam. Suatu hari, Rangrang menggigit kaki si Pemburu yang akan menembak Elang. Pemburu itu mengaduh kesakitan hingga tembakannya meleset dari tubuh Elang. Kalian harus seperti Rangrang dan Elang. Harus tolong-menolong dengan sesama.



    Selengkapnya »

  • Akibat Tidak Mau Mengalah

    “Hai Dompu, minggir kamu! Aku mau lewat!” Bul Bul menggeram. “Tidak mau! Aku dulu yang lewat!” balas Dompu dengan sengit. Jembatan bambu sempit yang mereka lewati bergoyanggoyang. Di bawahnya, air sungai yang dalam mengalir deras. Sifat tidak mau mengalah menyebabkan Bul Bul dan Dompu berkelahi. Jangan ditiru ya ....



    Selengkapnya »

‹ First  < 10 11 12 13 14 > 


Menu utama

Member login




Daftar Anggota | Lupa Password

Profil Penulis





Pembayaran

Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa

Atau

Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra

Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7


atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7


Profil Penulis

 Online: 47
 Hari ini: 441
 Kemarin : 2.298
 Minggu kemarin : 4.956
 Bulan kemarin : 48.107
  Total : 7.985.521