Sabtu ,21 Februari 2026
Balai Melayu Hotel

Info Terkini

Warga Berebut Apem Kukus

29 Januari 2011 12:57:46

Boyolali, Ribuan warga mengikuti upacara ritual "Sebar Apem Kukus Keong Emas" di Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, untuk mencari berkah serta sebagai ungkapan rasa syukur diberikan keselamatan dalam kehidupan.

Proses upacara adat sebar apem yang dilakukan masyarakat Pengging tersebut dilaksanakan setiap bulan Sapar kalender Jawa, dikemas cukup meriah, karena, tiga gunungan kue apem sebelum disebarkan diarak terlebih dahulu dari Kantor Kecamatan Banyudono menuju Masjid Cipto Mulyo di kawasan Pengging.

Masyarakat cukup antusias mengikuti dan menunggu dimulainya sebar apem, meski diwarnai hujan deras yang mengguyur di wilayah tersebut.

Tiga gunungan apem saat diarak dikawal para prajurit Keraton Surakarta, abdi dalem, dan sejumlah kesenian lokal mengikuti hingga menuju Masjid Cipto Mulyo atau merupakan peninggalan Paku Buwono X.

Menurut Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Nagoro Darmono, salah satu kerabat Keraton Surakarta, upacara ritual sebar apem tersebut sudah menyatu dengan masyarakat sekitar, sehingga mereka tetap melestarikan adat Jawa ini untuk mendapatkan berkah.

"Adanya bencana Merapi dan banjir lahar misalnya, masyarakat sangat antusias ingin mendapatkan berkah dengan kue apem ini," katanya.

Menurut Srigati (50) warga Kartasura, Sukoharjo, datang ke Pengging ini, untuk mendapatkan berkah dan keselamatan untuk keluarganya. Kepercayaan masyarakat sekitar jika mendapatkan apem ini, mereka akan berikan keselamatan dalam kehidupannya.

"Saya mempunyai anak putri agar cepat mendapatkan jodohnya. Jika mereka seorang petani, maka lahan tanaman padinya akan tumbuh dengan subur dan bisa panen melimpah," katanya.

Menurut panitia pelaksanaan sebar apem di Pengging, Triyatmono, upacara tahun ini banyak kue apem yang disebarkan sekitar 11.500 buah di tiga titik di kawasan Pengging.

"Masyarakat sangat antusias menyambut upcara ritual ini, pengunjung diperkirakan 10 ribu lebih memadati kawasan Pengging," katanya.

Upacara ritual sebar apem kukus di Pengging tersebut dipimpin oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Mulyatno didampingi Komandan Kodim 0274 Boyolali Letkol (ARH) Soekoso Wahyudi, dan sejumlah pejabat Muspida Boyolali.

Menurut Sunarto (70) warga setempat, upacara adat sebar apem kukus keong emas dari Keraton Surakarta tersebut banyak diburu warga karena dianggap memiliki tuah dan berkah tertentu bagi yang menyimpannya.

Menurut dia, sebaran apem keong emas tersebut dulunya, dilaksanakan di depan Pesanggrahan Paku Buwono X di Pengging.

Namun, kata dia, karena pesanggrahan tersebut sudah tidak ada sejak tahun 1949, tradisi itu kemudian lama tidak diselenggarakan.

"Upacara adat sebar apem keong emas, sudah beberapa tahun ini, dikemas dengan baik oleh pariwisata. Hal itu, untuk menarik wisatawan sekaligus melestarikan budaya Jawa ini," katanya.


Penulis: Jodhi Yudono | Editor: Jodhi Yudono



Sumber :

Sumber Foto : www.solopos.com/2010/feature/seb...ng-14050
ANT


read : 9892

  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  



Other news



Tuliskan komentar Anda !




Menu utama

Member login




Daftar Anggota | Lupa Password

Profil Penulis





Pembayaran

Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa

Atau

Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra

Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7


atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7


Profil Penulis

 Online: 133
 Hari ini: 1.509
 Kemarin : 5.152
 Minggu kemarin : 47.255
 Bulan kemarin : 159.722
  Total : 7.610.930