Info Terkini
Transfer Nilai Lewat Dongeng
14 Juli 2010 11:00:41
Solo, Jawa Tengah - Meluangkan waktu untuk mendongeng pada anak sebelum tidur ternyata memiliki manfaat yang luar biasa, tidak sekadar mendekatkan hubungan orangtua dengan anak. Namun juga mentransfer nilai-nilai pada anak.
Aktivitas orangtua bekerja sering membuat mereka kehilangan waktu untuk mendongeng pada anaknya. Apalagi hadirnya alat permainan modern seperti play station, game-game yang bisa diakses di komputer, cerita-cerita binatang dan kartun dalam compact disc dan televisi seperti telah menggantikan peran orangtua bagi anak.
Meskipun demikian alat permainan modern tersebut tetap tidak bisa menggantikan fungsi mendongeng yang sangat bermanfaat bagi perkembangan mental anak.
Hal tersebut juga dirasakan oleh Inten, ibu dua anak yang tinggal di Puri Gading, Solobaru. ”Saya suka membacakan cerita pada anak saya hampir setiap malam, sebelum anak saya tidur,” kata karyawan swasta itu. Dia mengaku anaknya selalu minta dibacakan buku sebelum tidur. ”Padahal dia sudah bisa membaca tapi lebih sreg kalau saya yang mendongeng, karena tidak sekadar membaca tapi saya visualisasikan termasuk gerakan dan suara sehingga anak saya tertarik,” jelas Inten.
Bahkan apa yang didongengkan terkadang sampai terbawa mimpi, lanjutnya. Menurut Inten, kegiatan mendongeng yang dia lakukan membuat imajinasi anaknya jadi berkembang. ”Termasuk kosa katanya juga berkembang,” aku Inten.
Mendongeng memang menjadi media yang penting untuk pembentukan karakter anak. Anak bisa belajar nilai dari karakter-karakter yang ada dalam tokoh cerita.
Hal itu diungkapkan oleh salah satu pendongeng Sanggar Bocah Jawa Klaten, Retno Wulandari. Menurut Retno, lewat dongeng, imajinasi anak akan berkembang dan imajinasi masa kecil ini akan terbawa terus sampai dewasa.
”Ada nilai-nilai yang ditransfer dari mendongeng dan nilai-nilai yang luhur ini sebaiknya diberikan pada masa golden age mereka, sehingga bisa membentuk karakternya,” lanjut Retno. Pembentukan karakter itu akan muncul dengan sendirinya karena ada penokohan dalam cerita seperti cerita Pandawa. ”Kami menyajikan banyak model dan pilihan yang bisa membantunya dalam pembentukan karakter,” jelas Retno.
Saat mendengarkan dongeng, lanjut Retno, anak-anak berada dalam fantasi. Apalagi jika ceritanya disampaikan dengan ekspresi dan penjiwaan sehingga membuat anak jadi tertarik untuk mendengarkan.
”Pada saat mendongeng, kita juga bisa melihat respons anak dan bisa langsung merespons rasa ingin tahu anak. Respons tiap anak tidak sama, ada yang bertanya di tengah cerita, ada juga yang menunggu sampai cerita selesai baru bertanya,” lanjutnya. Saat mendongeng, anak bisa juga diberi sentuhan seperti mengelus rambutnya atau memberi reward dengan cara memuji anak.
Budi Pekerti
Diakui oleh public relations manager salah satu hotel berbintang di Solo ini, setiap dongeng pasti ada muatannya. ”Lewat mendongeng bisa mentransfer nilai-nilai seperti kejujuran, rendah hati dan nilai luhur lainnya.”
Apalagi di Sanggar Bocah Jawa tersebut menggunakan bahasa Jawa sebagai sarana untuk mendongeng. ”Ini satu nilai plus, selain mengembangkan imajinasi anak lewat dongeng, juga mengajak anak untuk nguri-nguri budaya Jawa dan memberikan budi pekerti pada anak,” tandasnya.
Adanya transfer nilai tersebut dibenarkan oleh psikolog Moordiningsih Spsi Msi Psi. Menurutnya, mendongeng bisa mengembangkan imajinasi anak dan kemampuan penalaran terutama moral. ”Selain itu juga bisa menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, keberanian dan pembentukan karakter anak,” lanjut Moordiningsih.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menambahkan anak yang tidak pernah diajak mendongeng, imajinasinya dan kemampuan berpikirnya kurang berkembang.
Saat mendongeng, kita juga bisa melihat respons anak dan bisa langsung merespons rasa ingin tahu anak. (Eri Maryana)
Sumber Berita : http://www.solopos.net (10 Mei 2009)
Sumber Foto : http://www.tembi.org
Sumber : http://ceritarakyatnusantara.com/id/news.php?ac=19&l=transfer-nilai-lewat-dongeng
Other news
Tuliskan komentar Anda !
Member login
Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa
Atau
Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra
Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7
atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7
Online | : 48 |
Hari ini | : 885 |
Kemarin | : 1.007 |
Minggu kemarin | : 4.956 |
Bulan kemarin | : 48.107 |
Total | : 7.981.437 |



Online
Hari ini
Kemarin
Minggu kemarin
Bulan kemarin
Total