Info Terkini
Cerita Rakyat Nusantara Masuk ke Sekolah Internasional?
23 Agustus 2010 13:19:21
Yogyakarta, Ceritarakyatnusantara.com – Judul pertanyaan di atas bukanlah mengada-ada ataupun hanya mimpi. Akan tetapi justru inilah yang harus dibangun bersama bahwa anak-anak agar mereka tidak hanya pintar dalam pengetahuan alam saja, namun juga harus mengetahui dan mengenal cerita rakyat yang dimiliki setiap daerah di Indonesia.
Anak-anak modern seperti sekarang ini memang banyak mengalami hegemoni oleh berbagai permainan dan cerita modern. Banyak anak-anak yang tidak lagi menyukai membaca buku cerita legenda sejarah dunia ataupun cerita daerah di Indonesia. Hal tersebut menurut Pimpinan Umum Ceritarakyatnusantara.com, Mahyudin Al Mudra disebabkan beberapa faktor, seperti packaging yang kurang menarik, tidak ada pesan tertentu yang disampaikan cerita tersebut, cerita tidak disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak tetapi justru menggunakan bahasa orang dewasa, dan tidak didukung dengan gambar dan desain yang bagus.
“Kami ingin membangun kesadaran baru bagi anak-anak. Saat ini anak-anak modern sama sekali tidak mengetahui dan mengenal sejarah ataupun cerita lokal tentang sejarah yang dimiliki Indonesia. Inilah yang menjadi keprihatinan kami, sehingga perlu adanya pendidikan hati,” Katanya saat menjamu tamu dari Kalbe Farma di Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), Jl. Gambiran,
Yogyakarta, Senin (16/8).
Penerbit dan Percetakan Adicita yang dikelola bapak Mahyudin Al Mudra, saat ini telah menyusun dan menerbitkan buku berjudul “366 Cerita Rakyat Nusantara” yang sudah dicetak 2000 eksemplar. Penerbitan buku Cerita Rakyat Nusantara ini, menurut Bang Mam, panggilan akrabnya, sudah melalui kajian selama 4 tahun dan berdasarkan penelitian di semua propinsi di Indonesia yang mengembangkan kearifan lokal. Buku “366 Cerita Rakyat Nusantara” dengan 1080 halaman ini diharapkan dapat memberikan pendidikan hati khususnya di Sekolah Internasional sehingga anak-anak tidak hanya pintar saja tetapi juga mengenal semua cerita rakyat di Indonesia.
“Kenapa saya buat 366 cerita rakyat nusantara? Asumsi saya, orangtua dapat membacakan atau anak itu sendiri dapat membaca cerita rakyat satu hari satu cerita, sehingga jika rutin membaca, maka buku tersebut akan selesai dalam waktu satu tahun,” tegasnya.
Bang Mam juga berharap agar cerita rakyat nusantara bisa dimasukkan ke sekolah-sekolah sebagai bahan pembelajaran bagi anak-anak sehingga sejarah ataupun legenda rakyat tidak hilang begitu saja. Selain itu, keberagaman budaya yang dimiliki masing-masing daerah jangan dijadikan sebagai suatu potensi untuk memunculkan konflik tetapi disadari sebagai kekayaan luar biasa yang dimiliki bangsa Indonesia dan sudah sepantasnya bangsa kita menghargai karya intelektual yang diciptakan masyarakatnya sendiri.
Other news
Tuliskan komentar Anda !
Member login
Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa
Atau
Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra
Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7
atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7
Online | : 6 |
Hari ini | : 58 |
Kemarin | : 1.401 |
Minggu kemarin | : 12.883 |
Bulan kemarin | : 47.161 |
Total | : 8.202.472 |



Online
Hari ini
Kemarin
Minggu kemarin
Bulan kemarin
Total