Info Terkini
Tarian Titian Mahligai Jadi Ikon Kerinci
04 Nopember 2010 10:16:23
Kerinci, Jambi - Tari Titian Mahligai yang ditampilkan pada saat pembukaan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) 27/10 lalu, dinyatakan telah jadi ikon senibudaya Kerinci.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Arlis Harun, Jumat mengatakan, tarian yang merupakan gabungan dari seni tari, atraksi, dan magis yang merupakan warisan budaya masyarakat Sungai Penuh Kerinci setiap penampilannya selalu bisa memukau penonton oleh aura mistiknya.
"Pertunjukan tarian ini sangat unik dan khas Kerinci, tidak hanya gerak gemulai tarian tapi juga mamadukan unsur magis, dan atraksi-atraksi berbahaya ala debus yang di Kerinci disebut Marcok," terangnya.
Uniknya lagi, imbuh Arlis, atraksi berbahaya ini dimainkan oleh penari wanita. Berbeda dari debus Banten yang dimainkan oleh para lelaki dan samasekali tidak disertai gerak-gerak tari selain atraksi ekstrim.
Eva Bramanto, pewaris, pawang dan instruktur pelatih tarian ini menyatakan, tidak semua orang bisa menarikan tarian berbahaya ini. Selain harus menjalani proses latihan yang sulit dan lama, juga harus memiliki garis keturunan dengan pencipta tarian ini di zaman dulu yakni Imam Bajri.
"Dari 60 murid saya hanya tiga orang penari perempuan itu yang mampu sampai ke tahap tertinggi, yakni menari di atas duri, paku, pedang, dan bara api. Sementara penari lainnya hanya mampu menari di atas beling atau pecahan kaca," ujarnya.
Tari Titian Mahligai, kata dia, sudah gencar dipertunjukkan ke hadapan publik semenjak 95 lalu. Sebelumnya tarian ini termasuk salah satu ritual sakral yang tidak boleh dipertontonkan ke sembarang orang, karena dianggap tabu dan rahasia tradisi dari nenek moyang yang tidak boleh ditiru oleh orang lain.
Tapi saat ini tari titian mahligai telah ditarikan ke berbagai kota di tanah air dalam berbagai even kesenian dan kebudayaan seperti Jambi, Padang, Jakarta bahkan pernah ditampilkan di luar negeri, yakni Malaysia.
Selain tari Titian Mahligai Kerinci masih memiliki banyak jenis tarian tradisional lainnya yang masing-masingnya memiliki keunikan dan kekhasan. Diantaranya adalah tari Rangguk, tari Asyek, tari Tauh, tari Yo-iyo (Entak Kudo), tari Tolak Bala dan lain sebagainya.
Sumber: http://oase.kompas.com
Sumber Foto: http://photojambi.com
Other news
Tuliskan komentar Anda !
Member login
Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa
Atau
Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra
Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7
atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7
Online | : 240 |
Hari ini | : 2.655 |
Kemarin | : 2.252 |
Minggu kemarin | : 10.059 |
Bulan kemarin | : 48.107 |
Total | : 7.998.074 |



Online
Hari ini
Kemarin
Minggu kemarin
Bulan kemarin
Total