Info Terkini
Jangan Jadikan Budaya Sebatas Aksesoris
05 Nopember 2010 09:48:27
Pangkalpinang, Babel - Seorang budayawan Provinsi Bangka Belitung (Babel), Suhaimi Sulaiman, meminta pemerintah daerah jangan hanya menjadikan budaya sebagai aksesoris saja sehingga tidak mampu membentuk kepribadian manusia yang bermoral dan berbudi pekerti.
"Ini sebenarnya kesalahan paradigma pemerintah dalam membangun, mereka lebih mengedepankan pembangunan ekonomi dan politik, mengabaikan budaya yang memperhalus budi pekerti manusia sehingga memicu terjadinya degradasi moral di masyarakat," katanya di Pangkalpinang, Senin.
Hal itu dikemukakannya menyikapi maraknya tindakan asusila seperti pemerkosaan, kasus HIV/AIDS, trafficking sehingga mulai tergerusnya nilai-nilai budaya di masyarakat.
"Budaya hanya dianggap aksesoris saja, seperti tari dan pagelaran seni budaya yang tidak menyentuh sistem nilai, sehingga ke depan perlu ada upaya kongkrit untuk mengatasi degradasi moral di masyarakat," ujarnya.
Ia mencotohkan, di Malaysia ada keseimbangan antara pembangunan ekonomi, politik dan budaya sehingga pradigma pemerintah seperti itu justeru menjadikan budaya sebagai tiang penyangga pembangunan.
"Pemerintah kita dalam membangun hanya mementingkan keuntungan sesaat dan kepentingan golongan serta pribadi sehingga budaya tidak memberikan dampak terhadap pembentukan moral masyarakat," ujarnya.
Menurut dia, pemerintah semakin jauh dengan masyarakat sehingga masyarakat semakin apatis dan pesimis terhadap kinerja pemerintah yang pada akhirnya mereka berbuat sendiri tanpa mengikuti aturan.
Pembangunan daerah tanpa memperhatikan lingkungan, budaya dan moral, kata dia, mendorong terjadinya degradasi moral di masyarakat.
Ia meminta pemerintah bisa memperhatikan nilai-nilai budaya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti mengadakan seminar atau temu bicara bersama para tokoh di daerah ini untuk membicarakan persoalan moral dan budaya ke depan.
"Pemerintah jangan berbicara budaya yang hanya sebatas wacana saja, tetapi harus diimplementasikan, jangan biarkan masyarakat hidup tanpa aturan atau menyimpang dari norma yang ada," ujarnya.
Apalagi kata dia sumber daya manusia masih terbatas sehingga bisa saja dibodohi oleh elit-elit politik, sehingga masyarakat tidak punya norma.
"Pemerintah terkesan mengabaikan adat istiadat karena dianggap mengekang sehingga nilai budaya ditinggalkan dan yang ditonjolkan nilai politik dan ekonomi," ujarnya.
Sumber: http://oase.kompas.com
Sumber Foto: http://www.kaskus.us
Other news
Tuliskan komentar Anda !
Member login
Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa
Atau
Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra
Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7
atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7
Online | : 231 |
Hari ini | : 2.353 |
Kemarin | : 2.252 |
Minggu kemarin | : 10.059 |
Bulan kemarin | : 48.107 |
Total | : 7.997.772 |



Online
Hari ini
Kemarin
Minggu kemarin
Bulan kemarin
Total