Minggu ,25 Oktober 2026
Balai Melayu Hotel

Info Terkini

Musik Angklung, Kolaborasi yang Memesona

23 Nopember 2010 10:45:29

Jakarta, Dimainkan dalam warna dan genre apa pun, musik angklung tetap memukau dan memesona. Penampilan angklung tradisional Reog Buncis dari Banjaran yang berlara skan pentatonik,, Angklung massal yang bernada diatonik kromatik, dan Angklung Indonesia masa depan yang dimainkan kelompok Arumba, Kamis (18/11) malam di Bentara Budaya Jakarta, mencermainkan kekayaan budaya Indonesia tersebut.

Setelah angklung disahkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia takbenda dari Indonesia, 16 November 2010 dalam sidang ke-5 di Nairobi, Kenya, ratusan pengunjung Pameran Purwarupa Angklung Awi-awi Mandiri 2010 dan Pagelaran Musik Mendengarkan Indonesia mendapat suguhan musik angklung yang begitu kaya, unik, dan langka dari Saung Angklung Udjo.

Angklung Buncis dari Banjaran, yang tradisional, dimaninkan generasi tua. Suatu pertanda, perlunya regenerasi untuk jenis angklung tradisional ini. Sedangkan angklung massal, dimaninkan anak-anak sekolah. Lima lagu nusantara, dimainkan dengan apik, dan memukau.

Ketika musik angklung dimainkan kelompok Arumba, terlihat betapa angklung bisa dikolaborasikan dengan jenis alat musik lain.

Arumba yang sudah pentas ke sejumlah negara, tampil luar biasa membawakan komposisi musik instrumentalia berjudul Take Five dan Juwita Malam yang dinyanyikan trio dengan genre yang variatif.

Ratusan penonton yang memadati halaman Bentara Budaya Jakarta, dibuat terpesona dengan alunan musik angklung tersebut.

Tidak hanya pertunjukkan musik angklung yang menarik, pameran purwarupa angklung yang dibuka Redaktur Senior Kompas Ninok Laksono, juga tak kalah menariknya. Pameran merupakan upaya untuk memperkenalkan khasanah budaya Angklung, sekaligus untuk membuka cakrawala mengenai sejarah, perkembangan, dan fungsi angklung tidak hanya bagi masyarakat dunia, tetapi juga dunia.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang ditemui secara terpisah mengatakan, UNESCO menetapkan Angklung sebagai warisan budaya takbenda d unia antara lain karena, angklung merupakan seni musik yang mengandung nilai-nilai dasar kerjasama, saling menghormati dan keharmonisan sosial, yang merupakan bagian utama identitas budaya masyarakat di Jawa Barat dan Banten.

Tugas ke depan bagaimana melestarikan, mengembangkan, dan melakukan regenerasi, serta mempromosikan nilai-nilai dalam musik angklung, ungkap Jero Wacik. (Yurnaldi)

 

 

 

Sumber : http://oase.kompas.com/read/2010/11/18/22162962/Musik.Angklung..Kolaborasi.yang.Memesona


read : 3938

  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  



Other news



Tuliskan komentar Anda !




Menu utama

Member login




Daftar Anggota | Lupa Password

Profil Penulis





Pembayaran

Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa

Atau

Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra

Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7


atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7


Profil Penulis

 Online: 129
 Hari ini: 925
 Kemarin : 1.401
 Minggu kemarin : 12.883
 Bulan kemarin : 47.161
  Total : 8.203.339