Minggu ,25 Oktober 2026
Balai Melayu Hotel

Info Terkini

Kirab Apem untuk Kenalkan Kampung

23 Nopember 2010 11:15:15

Solo, Masyarakat Kampung Sewu Solo menggelar ritual kirab apem sewu setiap Zulhijah untuk mengenalkan Kampung Sewu sebagai sentra produksi apem kepada seluruh elemen masyarakat sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu, kirab tersebut juga bertujuan mengapresiasi para pembuat apem sebagai wujud rasa syukur telah terhindar dari bencana karena lokasi Kampung Sewu Solo merupakan daerah rawan banjir mengingat letaknya di pinggir Bengawan Solo, kata Ketua Pelaksana Kirab Apem Sewu 2010 Hadi Sutrisno di Solo, Minggu.

Ia menjelaskan, tradisi apem sewu berawal dari amanah yang disampaikan seorang ulama penyebar syiar agama Islam Ki Ageng Gribig kepada seluruh warga untuk membuat 1.000 kue apem dan membagikannya kepada masyarakat sebagai wujud rasa syukur.

Ritual kirab apem sewu diawali dengan kirab budaya yang dihadiri oleh ratusan peserta warga Solo yang menggunakan pakaian adat Solo seperti kebaya, tokoh Punakawan, hingga kostum pasukan kraton.

Selain itu, anak-anak sekolah juga menjadi peserta kirab dengan menampilkan marching band SD, atraksi Liong (naga), serta aneka pertunjukan tarian tradisional dan teater.

Apem tersebut diarak dari lapangan Kampung Sewu menuju area sekitar kampung sepanjang dua kilometer.

Acara kirab berlangsung selama satu hari yang dimulai dengan prosesi penyerahan bahan makanan (uba rampe) pembuat kue apem dari tokoh masyarakat Solo kepada sesepuh Kampung Sewu di lapangan Kampung Sewu, Solo. "Ini bentuk rasa syukur kami yang telah diberikan berkah oleh Tuhan," katanya.

Dia juga mengatakan, prosesi kirab tersebut juga dijadikan sebagai potensi kebudayaan Kota Solo yang bisa mendatangkan pengunjung ke Kampung Sewu.

Dengan begitu, kata dia, masyarakat menjadi kenal Kampung Sewu sehingga berdampak pada penjualan apem.

Untuk mengimbangi promosi Kampung Sewu sebagai desa apem, kata dia, pihaknya akan memproduksi apem dengan berbagai varian sebagai inovasi penjualan apem.

"Misalnya dengan menyediakan apem dengan berbagai rasa agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan," katanya.

Dia melanjutkan, pihaknya akan mengadakan pelatihan pembuatan apem agar warga Kampung Sewu semakin kreatif membuat kue apem.

 

 

 

Sumber : http://oase.kompas.com/read/2010/11/22/09424296/Kirab.Apem.untuk.Kenalkan.Kampung


read : 3701

  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  



Other news



Tuliskan komentar Anda !




Menu utama

Member login




Daftar Anggota | Lupa Password

Profil Penulis





Pembayaran

Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa

Atau

Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra

Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7


atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7


Profil Penulis

 Online: 84
 Hari ini: 976
 Kemarin : 1.401
 Minggu kemarin : 12.883
 Bulan kemarin : 47.161
  Total : 8.203.390