Selasa ,09 Juni 2026
Balai Melayu Hotel

Info Terkini

Musik Gamelan Tampil di Aljazair

10 Desember 2010 15:47:43

Kairo, Grup musik tradisional gamelan dan rampak gendang pimpinan Yoyon Darsono dari Bandung, Jawa Barat, unjuk kebolehan di depan publik Aljazair.

Pergelaran seni budaya yang dikemas dalam program "Gamelan & Rampak Kendang Workshop" di ibu kota Algiers itu dibuka pada Minggu (5/12/2010) dan akan berlangsung hingga 27 Desember, demikian diutarakan Duta Besar RI untuk Aljazair Yuli Mumpuni Widarso yang dihubungi ANTARA Kairo, Rabu.

Pembukaan di aula Institut Musik Nasional Aljazair (Institute National Superieur de Musique de Algerie) di Algiers dimeriahkan dengan beberapa pertunjukan lagu tradisional seperti "Gundul-gundul Pacul" serta permainan musik gamelan dan rampak gendang.

"Begitu lagu 'Gundul-gundul Pacul' dinyanyikan, terdengar tepuk tangan dari hadirin yang umumnya mahasiswa dan dosen Institut Musik Nasional Aljazair," kata Dubes Yuli Mumpuni Widarso.

Dubes Yuli dalam sambutannya pada pembukaan menjelaskan keanekaragaman musik tradisional di Indonesia yang berkembang sesuai dengan tradisi dan kesenian setiap suku.

"Jika gamelan diperkenalkan ke Indonesia oleh kebudayaan India (Hindu) yang terdapat di beberapa pulau di Indonesia, rampak gendang hanya terdapat di Jawa Barat yang merupakan hasil evolusi musik budaya Islam (beduk)," katanya.

Sementara itu, Direktur Institut Musik Nasional Aljazair Mme. Bouchtout Karima dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada KBRI Algiers yang berinisiatif menyelenggarakan workshop yang ditunggu-tunggu para mahasiswa dan dosen.

Yoyon Darsono dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung mengemukakan bahwa sebagai sesama negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, penyelenggaraan program workshop ini juga merupakan ajang silaturahim antara musisi Indonesia dan Aljazair, yang sama-sama berlatar belakang budaya Islam, melalui musik.

Menurut Yoyon, pihaknya tersanjung dengan sambutan positif dari mahasiswa dan dosen Institut Musik Aljazair terhadap program seni budaya ini dan tersentuh oleh pernyataan seorang mahasiswa Aljazair bahwa ia baru pertama kali ini mendengar alunan nada yang begitu indah dari Indonesia.

"Antusiasme dan ketertarikan mereka terpuaskan ketika para mahasiswa dipersilakan naik panggung untuk mencoba memainkan instrumen gamelan dan gendang," ujar Dubes Yuli.

Pada akhir program workshop direncanakan digelar pertunjukan gamelan dan rampak gendang berkolaborasi dengan instrumen musik tradisional Aljazair yang dimainkan oleh para peserta workshop.


Sumber : http://oase.kompas.com/read/2010/12/09/09373749/Musik.Gamelan.Tampil.di.Aljazair

 


read : 3149

  Bagikan informasi ini ke teman Anda :  



Other news



Tuliskan komentar Anda !




Menu utama

Member login




Daftar Anggota | Lupa Password

Profil Penulis





Pembayaran

Bank Mandiri
Rekening Nomor :
137.000.3102288
Atas Nama :
Yayasan AdiCita Karya Nusa

Atau

Bank BCA
Rekening Nomor :
445.085.9732
Atas Nama :
Mahyudin Al Mudra

Konfirmasi pembayaran,
SMS ke : 0852 286 6060 7


atau lewat line Customer Servis di ( 0274 ) 377067
atau email akn@adicita.com atau adicita2727@yahoo.com
atau
Bagian Marketing Proyek
0852 286 6060 7


Profil Penulis

 Online: 220
 Hari ini: 1.933
 Kemarin : 1.007
 Minggu kemarin : 4.956
 Bulan kemarin : 48.107
  Total : 7.982.485